Cara Mancing Ikan Belanak

Cara mancing ikan belanak

Cara Mancing Ikan Belanak – Belanak merupakan jenis ikan laut tropis dan subtropis. Selain laut, ikan ini juga banyak ditemukan di perairan Payau. Penyebarannya meliputi wilayah Fiji, Samoa, New Caledonia, Australia, Indonesia, India, Filipina, Malaysia hingga Srilangka.

Ciri-Ciri Ikan Belanak bisa dilihat jelas dari bentuknya, yakni memanjang dan agak sedikit gepeng. Di bagian punggung, terdapat sirip dengan komposisi satu jari-jari keras dan 12 buah hari-hari lemah. Ukuran bibir atas lebih tebal dibanding bagian bawah.

Cara Mancing Ikan Belanak

Ukuran giginya sangat kecil, di beberapa jenis bahkan tidak terlihat gigi sama sekali. Dalam bahasa Inggris, ikan ini dikenal denga nama blue-spot mullet atau blue-tail mullet. Bahasa latinnya adalah Moolgarda seheli. Berikut, Cara Mancing Ikan Belanak selengkapnya.

Habitat & Spot

Ikan ini menjadi salah satu ikan favorit yang banyak dikonsumsi masyarakat, baik untuk di gulai, di goreng, hingga menjadi menu kuliner di rumah-rumah makan. Untuk kamu yang ingin tahu apa saja Teknik Mancing Ikan Belanak, ketahui terlebih dahulu mengenai habitatnya.

Selain di laut, ikan ini juga suka hidup di perairan payau, hingga sungai-sungai yang berdekatan atau yang airnya mengalir langsung ke laut lepas, dalam artian adalah muara. Ditemukan pula di sekitaran pelabuhan, dermaga dan pantai. Mereka hidup secara bergerombol, di dasar hingga permukaan air.

Meski banyak ditemukan di perairan dangkal, nyatanya ikan belanak bisa bertahan hidup hingga di kedalaman 120 meter. Jadi tidak heran, kenapa sangat banyak sekali yang memburu ikan ini, karena habitatnya yang mudah dicapai, tanpa harus menaungi laut lepas.

Waktu Mancing

Meskipun mereka bergerombol dan bahkan sekali-kali terlihat melintas di depan kita, Cara Mancing Ikan Belanak Muara atau tepi pantai tidaklah semudah yang dibayangkan. Mereka tergolong spesies yang liar dan lincah. Hal yang perlu diketahui adalah kapan waktu terbaik mancing ikan belanak ini.

Waktu yang paling tepat untuk mancing ikan belanak adalah ketika kondisi air hampir berada di level pasar, dan ketika mendekati surut. Namun bila kondisi air sedang di level surut yang rendah, ikan belanak umumnya akan cukup sulit untuk ditemukan dan dipancing.

Jika kamu memancing di malam hari, maka waktu yang paling tepat adalah ketika bukan purnama atau bulan sedang terang. Selain itu, pagi hari menjadi saat yang pas karena gerombolan ikan belanak akan pergi keluar sarang untuk mencari makan.

Umpan

Setelah mengetahui habitat, spot paling potensial dan waktu terbaik untuk beraksi, maka Cara Mancing Ikan Belanak berikutnya adalah mengetahui apa saja umpan yang di pakai. Umpan menjadi salah satu elemen penting yang menentukan seberapa banyak hasil tangkapan yang diraih.

Untuk ikan belanak Muara, kamu bisa meracik umpan dari bahan-bahan yang sudah ditentukan. Racikan pertama, campurkan bahan seperti tepung terigu, minyak makan, margarin, garam dan marimas. Setelah diaduk, lalu kukus, diamkan beberapa saat, buat motif yang disukai, maka umpan siap dipakai.

Sedangkan untuk Racikan Umpan Belanak Air Tawar, siapkan bahan seperti tepung terigu, Essen, minyak goreng, gula pasir, garam, mentega, susu bubuk dan air putih. Campurkan semua bahan, aduk hingga rata, kukus sekitar 30 menit, diamkan beberapa saat dan umpan siap untuk dipakai.

Untuk Teknik Mancing Ikan Belanak Babon, kamu bisa mengkombinasikan bahan-bahan seperti lumut sungai, tepung terigu, garam dan air. Pertama, campur garam dan tepung dalam wadah, aduk hingga kental, lalu tambahkan lumut, aduk lagi, diamkan, kemudian pakai.

Selain memakai umpan racikan di atas, beberapa umpan dari alam atau bahan alami juga bisa kamu pakai, diantaranya adalah cacing tanah, lumut hijau, roti, laron dan pelet. Untuk info lebih lengkap, kamu bisa membacanya di artikel Umpan Ikan Belanak ini.

Perlengkapan

Setelah spot, waktu dan umpan telah ditentukan, maka langkah dalam Cara Mancing Ikan Belanak selanjutnya adalah mempersiapkan segala bentuk peralatan memancing yang wajib. Hal ini perlu diperhatikan agar kegiatan memancing menjadi efisien.

Joran

Untuk memancing ikan belanak, direkomendasikan memakai joran yang ujungnya murah melentur, fungsinya untuk mempermudah pendeteksian ketika umpan disambar ikan. Ini karena ukuran belanak yang notabene kecil, jadi perlu kefokusan ketelitian.

Kamu bisa memakai yang medium-low, dengan panjang mulai dari 180-400 cm. Selain itu, kamu juga bisa memakai joran tegek dengan ukuran panjang 5-6 meter. Sedikit saran, bawalah lebih dari 1 joran, untuk mengantisipasi banyaknya ikan pada spot yang sedang dijajal.

Senar

Untuk senar, direkomendasikan memakai diameter 0.18-0.22, kalau bisa jangan sampai lebih dari itu, karena jika terlalu besar, maka bisa berpengaruh terhadap kepekaan kita ketika ikan menyambar umpan. Selain itu, senar yang besar juga sulit dibuat tegang ketika di dalam air.

Reel

Untuk reel, kembali kepada diri kamu sendiri, kamu bebas memakai yang mana sesuai kantong, selera dan kenyamanan. Bisa memakai yang ukuran 2000, 3000 hingga 4000.Sebisa mungkin sesuaikan juga reel dengan diameter senar dan jenis joran yang digunakan.

Kail

Cara Mancing Ikan Belanak agar mendapatkan hasil yang banyak adalah, pemilihan mata kail yang baik dan sesuai. Namun pada umumnya, kail yang biasa dipakai orang-orang adalah ukuran 4-7. Namun jangan lupa, sesuaikan juga dengan mayoritas ukuran belanak di spot yang anda tuju.

Timah

Untuk pemberat, disarankan untuk memakai ukuran dengan berat 20-25 gram. Untuk konsidi air yang mengalir deras, pakai ukuran berat 30-35. Sebenarnya jika mancing belanak di air yang mengalir, kamu tidak perlu menggunakan pelampung, cukup pemberat saja.

Rangkaian Pancing

Berikutnya adalah rangkaian pancing. Direkomendasikan untuk menggunakan rangkaian ombyok atau rangkaian berurutan satu-persatu, mulai dari 5, 7 hingga 12. Jika kamu menggunakan real, pakailah sekitar 6-7 mata kail. Jika menggunakan tegek, pakai umpan yang ukurannya lebih besar.

Peralatan Lainnya

Selain beberapa peralatan di atas, yang dikira perlu dipersiapkan juga diantaranya sepatu, pakaian lengkap, jas hujan, topi, sarung dan masker (karena sedang Pandemi Corona), tempat ikan hasil tangkapan dan hal-hal yang dirasa perlu lainnya.

Baca Juga : Cara Mancing Ikan Lele

Tips Mancing Ikan Belanak

Tips mancing ikan belanak
Agrotani.com

Ada satu Tips Mancing yang penting ketika berburu di sungai atau muara, yang sering dilupakan orang-orang, yakni mengenai kesabaran, mudah menyerah dan tidak pernah merasa puas, misalnya perihal spot memancing.

Seringkali kita lebih memilih ingin seperti orang lain. Ketika kita melihat spot mereka lebih potensial, kita langsung berpindah tempat mendekati mereka, berharap mendapatkan banyak ikan seperti hasil tangkapan mereka. Namun akhirnya, semuanya nihil.

Nah, di sinilah letak pentingnya bersabar dan konsentrasi. Jangan terburu-buru berpindah jika di spot tersebut kita belum mengehatui keadaan ikannya. Beda halnya bila memang sudah lama berdiam, namun tidak ada sambaran sedikitpun, maka silakan cari spot lain.

Satu lagi, jika spot yang kita jajal sudah menunjukkan tanda-tanda adanya ikan belanak, fokus saja di situ, karena kita tahu ikan belanak ini hidup bergerombol, sehingga jika di suatu spot sudah mendapatkan ikan, pasti di bawahnya masih banyak.

Baca Juga : Cara Mancing Ikan Gabus

Demikian, ulasan singkat kali ini mengenai Teknik dan Cara Mancing Ikan Belanak beserta penjabaran mengenai habitat, spot, tips, perlengkapan hingga umpan yang potensial. Semoga bisa menambah wawasan. Selamat memancing.