Cara Mancing Ikan Lele

Tips Mancing Ikan Lele

Cara Mancing Ikan Lele – Lele menjadi salah satu ikan spesies air tawar yang sangat banyak diburu di Indonesia. Ikan ini memiliki manfaat yang banyak terutama dalam dunia kuliner, baik sebagai menu utama, dijadikan pecel lele dan lainnya.

Bagi kamu yang berminat berburu ikan ini, perlu mengetahui bagaimana Cara memancing ikan lele di malam hari ataupun siang, memahami habitatnya, umpan yang potensial serta perlengkapan yang harus disiapkan. Nah, di artikel ini, saya akan menjelaskannya.

Cara Mancing Ikan Lele

Ciri-Ciri Ikan Lele sangat mudah diketahui, karena memiliki perbedaan yang jelas dengan jenis ikan lainnya di air tawar. Lele tidak bersisik, tubuhnya memanjang, licin dan berkumis. Lele memiliki sirip pendek di sepanjang punggung dan anus. Kepalanya keras, mata kecil, mulut lebar dan terletak di ujung moncong.

Memahami Tips Mancing Ikan Lele memang tergolong gampang-gampang susah. Banyak yang mengaku kesulitan, namun tidak sedikit pula yang menjabarkan bagaimana Cara cepat mancing ikan lele. Ini semua memiliki faktor yang berbeda, mulai dari keahlian, spot yang dijajal, umpan yang dipakai dan lainnya.

Nah, untuk mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal, mari simak beberapa Teknik Mancing Ikan Lele liar di bawah ini, beserta tips dan triknya. Silakan dibaca sampai selesai dan semoga bisa membantu kamu sebelum pergi berburu. Check this out.

Habitat & Spot

Seperti yang kita tahu selama ini, lele merupakan ikan air tawar, mereka tidak pernah ditemukan di air payau maupun air asin, kecuali lele laut yang berasal dari suku yang berbeda. Mereka mudah ditemukan di sungai dengan aliran air yang perlahan.

Selain itu, juga bisa kamu temukan di rawa-rawa, parit, waduk, telaga, sawah yang tergenang air, lobang galian bekas orang mencari emas, dan lobang-lobang yang dibuat oleh alam. Mereka suka bersembunyi dalam kegelapan bawah tanah sebagai sarang favorit mereka.

Lele tergolong hewan nokturnal, atau lebih aktif berburu mangsanya di malam hari. Sedangkan di siang hari, mereka lebih suka bersembunyi. Untuk itu, akan cukup sulit berburu lele di siang bolong, apalagi di spot seperti sungai dan waduk yang ditembus langsung oleh cahaya matahari.

Berbeda dengan Ikan Gabus yang sering muncul ke permukaan, lele lebih sulit terlihat secara langsung. Apalagi di spot sawah atau rawa-rawa, karena warna tubuh mereka sangat menyerupai warna dasar rawa yang diselimuti belukar dan tumbuhan-tumbuhan air.

Waktu Mancing

Salah satu elemen terpenting dalam Cara Mancing Ikan Lele adalah mengetahui kapan waktu terbaik untuk berburu. Hal ini akan mampu meminimalisir pemborosan waktu ketika memancing. Jangan sampai kita berburu di waktu-waktu lele tidak keluar sarang.

Karena tergolong ikan Nokturnal, maka waktu terbaik untuk memancing ikan lele adalah malam hari, direkomendasikan dari jam 20.00 hingga jam 14.00 subuh. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa pagi sebelum matahari terbit sekitar jam 06.00-07.00 dan sore dari jam 17.00-18, juga menjadi waktu yang potensial.

Sejatinya, kamu tidak perlu berpatokan selalu dengan hitungan-hitungan jam di atas, apalagi bagi kalian yang memiliki kesibukan maupun rutinitas yang lain. Bahkan, saya sendiri juga sering mendapatkan ikan lele dengan cara memancing di waktu siang hari.

Beda halnya jika kamu mancing lele di kolam dengan sistem Galatama, yang umumnya waktu makan lele adalah siang menjelang sore. Di sungai yang berair jernih, kamu bisa memancing kapan saja, ini disebabkan karena sungai yang jernih banyak mengandung oksigen, sehingga ikan mudah lapar.

Di rawa-rawa yang berada di tengah hutan atau lokasinya sangat tertutup dan gelap, kamu juga tidak harus menunggu waktu malam hari, bisa juga di pagi maupun siang menjelang sore. Jadi intinya, semuanya ditentukan oleh spot kamu memancing dan keadaan yang ada.

Umpan

Setelah mengetahui habitat dan waktu terbaik, maka info tentang Cara Mancing Ikan Lele berikutnya adalah mengenai umpan umpan dipakai. Ada banyak sekali jenis umpan lele yang potensial, tergantung spot dan keadaan, baik bagi Galatama, babon, yang susah makan dan sebagainya.

Untuk Galatama, kamu bisa memakai beberapa racikan sendiri, salah satunya adalah campuran antara telur ayam, keju, mie instan dan usus ayam. Pertama-tama, kukus ayam hingga matang, lalu patahkan mie instan menjadi beberapa keping dan masukkan ke blender.

Setelah lumat, campurkan dengan usus ayam lalu aduk / giling hingga rata. Terakhir, angkat dan letakkan adonan itu ke sebuah wadah, tambahkan telur ayam dan keju kemudian aduk hingga merata, diamkan beberapa saat, maka umpan siap dipakai.

Untuk Lele liar yang susah makan, kamu bisa memakai umpan kecebong, berbagai jenis serangga dan jeroan ayam. Jika memancing di malam hari, pakailah umpan katak kecil, ikan-ikan kecil, jangkrik dan kadal rumput. Nah, untuk umpan dari bahan alami lainnya, bisa pakai usus ayam, cacing, dan daging.

Jika kamu berniat memancing ikan Nila Babon, direkomendasikan untuk menggunakan umpan ikan bandeng, tawon, cicak dan ayam. Untuk di sungai, pakailah racikan umpan dari campuran Essen tenggiri dan daging sapi kalengan. Campurkan kedua bahan, diamkan sekitar 30 menit, lalu bentuk ukurannya dan silakan gunakan.

Masih banyak bentuk racikan yang bisa kamu pakai. Untuk informasi selengkapnya mengenai hal itu, silakan kamu simak artikel Umpan Ikan Lele ini.

Tips Mancing

Tips mancing ikan lele
Beritamagelang.id

Cara Mancing Ikan Lele berikutnya adalah memahami beberapa teknik di bawah ini. Tips dan trik ini bisa kamu sesuaikan dan terapkan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Namun begitu, semua tergantung usaha dan rezeki masing-masing juga :

  • Musim yang paling tepat ketika ingin memancing ikan lele adalah saat hendak memasuki musim hujan, karena saat ini ikan lele bertelur dan lebih aktif di luar sarang.
  • Namun, hindari memancing ketika hujan sudah turun, karena umumnya ikan air tawar tidak begitu tertarik makan di suhu dingin.
  • Tetapi, ada pula yang berpendapat bahwa ketika hujan, karena oksigen air sungai meningkat tajam ketika sehingga mereka jadi lapar.
  • Selain itu, memancing ketika hujan juga beresiko tersambar petir, terutama bila kamu menggunakan joran berbahan karbon, atau setidaknya selalu pakai sarung tangan.
  • Di musim hujan, banyak ikan lele yang bermigrasi ke anak-anak sungai kecil atau aliran persawahan untuk tempat bertelur.
  • Jika kamu mancing lele di lobang-lobang buatan alam, usahakan jangan berisik. Selalu perhatikan pergerakan senar ketika sudah masuk ke dalam lobang
  • Cara memasukkan umpan ke dalam lobang adalah, kaitkan mata kail ke kayu kecil yang panjang, lalu masukkan ke dalam secara perlahan
  • Untuk kamu yang mancing di kolam, pakailah mata kail ukuran 8-10, atau sesuai selera, pasang rangkaian 2-3 buah.
  • Sebelum memancing, perkirakan setiap bagian kolam, pilihlah yang dirasa paling dalam. Karena lele berkemungkinan akan lebih memilih dasar terdalam.
  • Ikan lele juga memiliki tingkat selera yang berubah-ubah, untuk itu bawalah beberapa jenis umpan yang memiliki jenis dan tekstur yang berbeda.
  • Banyak yang belum tahu bahwa, ketika ikan lele sedang tidak selera makan, mereka bisa saja menabrak-nabrak senar, sehingga pengapung akan bergerak. Untuk itu, diperlukan kefokusan yang tinggi.

Baca Juga : Cara Mancing Ikan Belanak

Demikianlah, ulasan kali ini mengenai Cara Mancing Ikan Lele beserta teknik, umpan, habitat dan waktu terbaik untuk memancing. Semoga ulasan di atas bisa bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih.