Jenis Cacing Umpan Mancing

Jenis Cacing Umpan Mancing

Jenis Cacing Umpan Mancing sebenarnya cukup banyak, namun tidak semua orang yang hobi memancing ikan air tawar maupun laut, mengetahui masing-masingnya. Nah, disini, saya akan menjabarkan secara lengkap.

Mengenal Jenis Cacing untuk Mancing tentu menjadi perihal yang penting, mengingat salah satu hal yang membuat hasil tangkapan ikan semakin maksimal adalah berdasarkan Umpan yang digunakan.

Di sisi lain, tidak semua macam-macam Cacing bisa kita pakai, karena ada pula beberapa jenis yang dikabarkan kurang potensial. Dalam artian, tidak terlalu diminati oleh jenis-jenis ikan tertentu. Oleh karenanya, hal ini jangan sampai terjadi agar tidak boncos.

Jenis Cacing Umpan Mancing dan Gambarnya

Untuk itulah, disini saya sudah merangkum dengan lengkap, apa saja Pilihan jenis dan macam-macam Cacing Umpan bawal, nila, lele, di sungai maupun laut, yang wajib diketahui dan dipakai. Semoga informasi ini bisa bermanfaat kedepannya. Check This Out…

Cacing Laut

Jenis cacing Umpan Mancing
Gambar Cacing Laut

Yang pertama adalah cacing laut. Di beberapa daerah memiliki nama yang berbeda, misalnya Kilung dan Pumpun. Hewan ini membuat sarangnya di lumpur, serta berhabitat di pasir dan celah-celah bebatuan pantai.

Ciri-Ciri Cacing Laut sangat jelas, sehingga mudah dibedakan dengan jenis cacing buat mancing lainnya. Hewan ini berwarna merah terang keputih-putihan, serta memiliki kaki halus yang jumlahnya banyak di sepanjang badan.

Sesuai dengan habitatnya, menjadi jenis cacing umpan mancing yang cocok di laut. Bukan sekedar itu, kabarnya, cacing laut lebih berpotensi dibanding jenis yang lain, karena bau amis yang dikeluarkan lebih pekat.

Ada beberapa cara mendapatkan cacing laut yang bisa dilakukan, diantaranya dengan menggunakan dedak, ampas kelapa, daging ikan atau udang hingga menggunakan cangkul atau garpu taman.

Cacing Kristal

Cacing untuk umpan memancing
Gambar Cacing Kristal

Jenis Cacing untuk Mancing selanjutnya yakni Cacing Kristal. Berbanding terbalik dengan jenis yang pertama, cacing ini lebih cocok dipakai ketika memancing di air tawar, karena sangat diminati oleh ikan Tawes, Wader, Ikan Mas dan lainnya.

Ciri-ciri Cacing Kristal diantaranya bisa tumbuh sepanjang 10-15 cm, berwarna merah kecoklatan / kehitaman, dan memiliki gerakan yang lincah, cacing ini juga sering dibudidayakan. Selain ikan, hewan air seperti udang galah dan kepiting juga suka dengan umpan ini.

Habitat Cacing Kristal bisa ditemukan di tanah-tanah yang becek, berlumpur dan lembut. Bila kesulitan untuk mendapatkannya, kamu juga bisa membelinya di toko perlengkapan memancing, atau secara online.

Cacing Merah

Jenis cacing untuk mancing
Gambar Cacing Merah

Berikutnya adalah cacing merah. Sesuai dengan namanya, ciri-ciri cacing ini yakni berwarna merah darah dan bisa tumbuh sepanjang 15 cm. Biasanya hidup di tempat-tempat sampah atau pelepah daun pisang.

Ukurannya yang kecil membuatnya sangat cocok dipakai untuk berburu ikan Wader, mujair, keting, nilem dan lainnya. Pergerakan cacing ini cukup liar, sehingga sedikit sulit untuk ditancapkan ke mata pancing.

Namun keunggulannya, karena liar tersebut maka kamu bisa menyisakan bagian ekornya sedikit di ujung mata kail, agar bisa bergerak-gerak kencang ketika di dalam air, dan mampu menarik perhatian ikan dengan cepat.

Cacing Bayam

Gambar cacing tanah
Gambar Cacing Bayam

Jenis Cacing Umpan mancing selanjutnya yakni cacing Bayam (latin : eisenia sp). Sesuai dengan namanya, habitat cacing Bayam biasanya ditemukan di sayuran-sayuran yang telah membusuk dan sudah berbau.

Cara mencari cacing bayam tentu harus mengetahui ciri-cirinya, diantaranya bisa tumbuh hingga panjang 40 cm, diameter lingkar tubuhnya cukup besar, warnanya merah pucat dan tidak terlalu liar dibanding cacing merah dan kristal di atas.

Cacing Bayam cocok menjadi Umpan cacing untuk ikan nila dan berbagai ikan air tawar, seperti lele, gabus, baung dan lainnya. Kelemahannya, cacing ini cepat mati. Sehingga, kita harus sering-sering menggantinya agar bau amis tidak habis.

Cacing Tanah

Tips mancing dengan umpan cacing
Gambar Cacing Tanah

Diantara beberapa Jenis Cacing untuk memancing, cacing tanah mungkin adalah jenis yang paling familiar dan kita kenal. Cacing ini mudah ditemukan di wilayah tanah yang basah dan gambus.

Sarangnya biasanya berbentuk terowongan di dalam tanah. Ukuran tubuhnya besar tapi pendek, sehingga cocok dijadikan umpan untuk ikan-ikan berukuran besar pula seperti Toman, gabus, patin, lele, jambal, begitu, nila dan lain-lain.

Warna cacing ini sangat unik, karena dihiasi oleh beberapa segmen-segmen yang jelas, yakni bagian kepala hitam gelap, badan berwarna merah, sedangkan bagian ekor berwarna putih abu-abu. Panjangnya bisa mencapai 10 cm.

Cacing Fosfor

Klasifikasi cacing umpan mancing
Gambar Cacing Fosfor

Jenis cacing Umpan Mancing berikutnya bernama Cacing Fosfor. Ini merupakan jenis cacing yang paling dicari oleh pemancing mania, terutama ketika berburu di air tawar, karena disukai oleh semua jenis ikan di spot ini.

Karakteristik Cacing Fosfor ini diantaranya berwarna merah kecoklatan, serta memiliki Kilauan berwarna fosfor di tubuhnya, sehingga disebut dengan nama cacing Fosfor. Ukurannya besar dan bertubuh pendek.

Cacing ini juga paling lincah gerakannya dan lama tahannya. Bahkan ketika sudah dijadikan umpan, dia akan terus bergerak-gerak hingga 1 jam di dalam air. Sehingga, bisa menarik perhatian ikan dalam waktu yang lama.

Baca juga : Umpan Ikan Dari Tempe

Cacing Untel

Gambar cacing Untel
Gambar Cacing Untel

Cacing Untel disebut juga dengan cacing gulung. Hal ini dikarenakan ketika dia disentuh atau diangkat dari tanah, maka ia akan melingkar, menguntel atau menggulung layaknya produk “anti nyamuk”.

Cacing ini berfisik liat, lembek dan gemuk, berwarna merah kehitaman dan bertubuh pendek. Cacing ini dipercaya sangat cocok dijadikan umpan malam hari ketika memancing ikan target, sidat, lele, sogo dan lain-lain.

Tips Mancing Menggunakan Umpan Cacing

Menggunakan berbagai Jenis Cacing Umpan Mancing di atas sangat bagus, terutama di air tawar yang sangat manjur, jitu dan terbukti ampuh sejak zaman dahulu. Tdak ada yang meragukan Umpan ini, karena memang telah menjadi tradisi turun temurun.

Namun faktanya, untuk mendapatkan hasil tangkapan yang lebih maksimal, ada beberapa trik dan tips yang harus diterapkan ketika menggunakan ungkapan ini, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Sesuaikan ukuran mata pancing dengan ukuran cacing yang dipakai
  • Beda jenis cacing, maka beda pula jenis ikan yang lebih potensial untuk didapatkan. Untuk itu, pahami lagi artikel di atas dan sesuaikan keduanya
  • Jika memancing di air dalam, usahakan menggunakan umpan cacing yang umurnya lumayan lama ketika sudah di dalam air
  • Baik cacing yang lincah ataupun tidak, usahakan ketika menancapkan ke mata pancing, bagian ekornya disisakan, agar bisa bergerak-gerak di dalam air. Karena hal ini sangat mampu menarik perhatian ikan
  • Jangan terlalu lama menahan umpan di dalam air, karena bisa saja umpan sudah habis. Sebab, ikan-ikan kecil juga sangat suka dengan cacing.
  • Selain itu, ganti umpan secara berkala, terlebih bila dirasa sudah memutih. Karena, bau amis yang ada akan perlahan menghilang.

Baca juga : Jenis Lumut Untuk Umpan Mancing

Penutup Jenis Cacing Untuk Mancing

Demikianlah, ulasan singkat kali ini mengenai Jenis Cacing Umpan Mancing beserta gambar dan cara mencarinya. Semoga ulasan di atas bisa bermanfaat dan menjadi referensi untuk kita semua. Terima kasih dan selamat memancing.

Tanggal Penerbitan : 11 Juni 2020
Terakhir Diperbaharui : 1 Oktober 2020