Umpan Ikan Baung

Umpan ikan baung

Umpan Ikan Baung / Tagih – Suka memancing di rawa, sungai atau waduk? Ikan yang berkerabat dekat dengan bangsa Lele ini pasti sudah tidak asing lagi bagi kamu. Ikan ini sering juga disebut sebagai ikan Tagih, Bawon, Senggal dan lainnya.

Pada artikel kali ini, Memancing.info akan menguraikan kepada kamu tentang informasi mengenai apa, dan bagaimana cara membuat Racikan Umpan Ikan Baung alami dan buatan sendiri. Simak artikel ini sampai selesai dan semoga bisa bermanfaat.

Salah satu faktor utama dalam keberhasilan memancing ialah umpan yang digunakan. Tentunya, mengetahui rahasia Umpan Mancing ikan baung di siang hari ataupun malam akan sangat membantu dalam meraih hasil yang lebih maksimal.

Di sisi lain, penting juga bagi para pegelut untuk memahami cara memancing ikan baung di siang hari dengan umpan yang baik. Dengan demikian, kamu akan semakin puas hasil tangkapan yang didapat.

Ikan baung adalah ikan jenis air tawar yang tersebar luas di Asia Tenggara, Cina dan Afrika. Fisiknya sangat mirip dengan lele, namun kepalanya sedikit lebih pipih. Selain itu, bagian tulang tengkorak yang kasar di atas kepala tak tertutupi oleh kulit.

Baung termasuk jenis ikan tanpa sisik dan bertubuh licin. Ciri-ciri Ikan Baung paling khas adalah tiga duri (patil), yang menempel di samping kiri-kanan kepala dan di bagian awal sirip punggungnya.

Perlu diketahui bahwa, faktanya ikan Baung tergolong Nokturnal, atau bahasa mudahnya ialah ikan yang lebih banyak menghabiskan waktu / beraktifitas di malam hari. Selain itu, ikan Baung termasuk Omnivora (pemakan segalanya), sehingga Umpan Mancing Ikan Baung cukup bervariasi.

Lalu, apa sajakah itu rekomendasi umpan ikan Baung paling jitu, ampuh, manjur dan dipakai banyak orang? Simak rangkaian ulasan singkat di bawah ini, silakan dibaca masing-masing poinnya dan semoga bisa bermanfaat kedepannya. Check this out…

Umpan Ikan Baung Alami

Umpan ikan baung alami

Sebagai hewan omnivora, ikan baung tentu memiliki banyak sekali pilihan makanan, terlebih dari alam. Namun, ada beberapa jenis yang dikata ampuh dan menjadi rekomendasi untuk memancing, diantaranya adalah sebagai berikut :

Cacing Tanah

Sama halnya dengan ikan air tawar lainnya, baung juga sangat suka dengan cacing tanah. Kamu bisa menemukannya di sekitar tempat tinggal atau pada lokasi spot pemancingan itu sendiri.

Sekedar tips, setelah mengaitkan umpan ke mata pancing, sisakan sedikit bagian ekornya di ujung, supaya bisa bergerak-gerak karena sangat mampu untuk menarik perhatian ikan yang melihatnya.

Udang

Carilah udang air tawar yang masih segar, kemudian ikatkan ke mata pancingmu secara keseluruhan. Udang menjadi salah satu umpan ikan baung yang manjur dan telah digunakan sejak dahulu kala.

Bila kamu kesulitan untuk mencarinya, kamu bisa membelinya, pilihlah yang masih segar. Udang air tawar bisa ditemukan di toko perlengkapan memancing ataupun yang menjual bahan pokok keperluan sehari-hari.

Anak Ikan Puyau

Ikan ini dikenal juga dengan nama ikan Nilem, yang habitatnya secara umum banyak ditemukan di permukaan air. Umpan yang satu ini sangat manjur dan telah banyak juga pemancing yang membuktikannya.

Carilah anakan ikan Puyau yang masih kecil. Umpan yang satu ini juga lebih direkomendasikan saat kamu memancing di malam hari, namun bukan berarti tidak potensial pada siang hari. Cara pakainya, kaitkan mata pancing pada bagian sirip atas ikan ini.

Ikan Wader

Hampir sama dengan Nilem, ikan Wader juga merupakan spesies ikan kecil yang hidup di air tawar. Ini adalah mangsa lezat bagi gabus, bawal, nila dan ikan air tawar lainnya termasuk Baung.

Untuk menggunakan umpan ini, usahakan dalam keadaan hidup. Setelah dikaitkan dengan mata pancing pada bagian punggungnya, lemparkan dan tarik perlahan, guna menarik perhatian ikan dibawahnya.

Jangkrik

Rekomendasi umpan mancing ikan Baung berikutnya adalah jangkrik. Hewan yang berhabitat di dalam tanah ini emang menjadi sajian lezat bagi sebagian besar ikan di air tawar. Tidak perlu racikan, kamu hanya perlu mengaitkan ke mata pancing langsung.

Ulat Daun

Berikutnya yakni Ulat daun. Untuk yang satu ini, ada banyak variannya, namun yang paling potensial adalah ulat daun pisang. Habitatnya di dedaunan pisang, biasanya menjadi hama yang bisa merusak. Cari daun yang bergulung, biasanya akan terdapat ulat ini.

Usus Ayam

Sejatinya, cukup banyak sekali umpan ikan baung di sungai maupun rawa, yang bisa didapat dari alam. Ini tidak lepas dari karakteristiknya yakni omnivora, atau memakan segalanya, salah satunya ialah usus ayam.

Usus ayam sangat manjur karena mengeluarkan bau yang khas dan khusus yang mampu menarik perhatian ikan baung. Olah terlebih dahulu dengan campuran kuning telur itik dan lemak sapi atau kambing.

Laron

Selanjutnya yakni Laron, heran perangsang cahaya yang sangat mudah ditemukan ketika musim hujan tiba. Biasanya kawanannya akan menyerang rumah, lampu jalan maupun tempat-tempat terang lainnya di malam hari.

Copot sayapnya terlebih dahulu, kemudian ikatkan beberapa ekor laron hingga mata kail penuh. Bila sedang musim hujan, maka laron menjadi rekomendasi umpan yang efektif untuk memancing ikan baung.

Kroto

Kroto atau anak telur semut yang satu ini menjadi umpan dari segala ikan di air tawar. Karena mencarinya secara manual tergolong susah, kamu bisa membelinya di toko persediaan mancing. Pilihlah yang masih segar dan mengeluarkan bau khas.

Belalang

Umpan ikan baung rawa dan sungai selanjutnya ialah belalang. Hewan yang kerap menjadi permainan masa kanak-kanak ini ternyata juga sangat disukai ikan baung. Kamu bisa menemukannya di perkebunan, rerumputan, hutan, ilalang dan habitat kering lainnya.

Umpan Ikan Baung Sungai

Umpan mancing ikan baung

Bahan :

  • Pelet ikan/udang(1/2)
  • Daging/usus ayam
  • Kuning telur bebek (1 butir)
  • Essen
  • Terasi secukupnya
  • Air secukupnya.

Cara membuat :

  • Pertama, silakan campurkan semua adonan dalam wadah
  • Aduk setelahnya hingga merata
  • Tambahkan sedikit air
  • Kemudian, diamkan sekitar satu hari
  • Tujuannya supaya adonan mengeluarkan bau khas yang menyengat
  • Lalu, buat motif menjadi bulat-bulat seukuran mata pancing
  • Terakhir, umpan siap digunakan.

Umpan Ikan Baung Kucur

Bahan :

  • Daging ayam atau ikan
  • Usus ayam atau usus sapi
  • Lemak (Kambing, Sapi atau  Ayam)
  • Kenung telur Bebek (2 butir)
  • Essen
  • Kapas Secukupnya.

Cara membuat :

Tidak jauh berbeda dengan Langkah-Langkah pertama di atas, kamu hanya perlu mencampurkan semua bahan, lalu tambahkan sedikit air. Diamkan lebih kurang selama 3 hari, gunakan kapas untuk membuat motifnya, dan umpan pun siap dipakai.

Umpan Ikan Baung Malam Hari

Cara mancing ikan baung

Bahan :

  • Kuning telur itik (2 butir)
  • Tepung ikan (1 bungkus)
  • Terasi (2 bungkus)
  • Pelet udang (25 gr)
  • Air secukupnya
  • Kapas secukupnya.

Cara membuat :

  • Rebus terlebih dahulu telur bebek hingga matang, lalu ambil kuningnya saja
  • Masukkan tepung ikan, terasi dan pelet udang
  • Aduk hingga merata
  • Bila adonan agak terasa keras, tambahkan sedikit air
  • Aduk kembali hingga rata
  • Diamkan beberapa saat
  • Buat motif sesuai ukuran mata pancing, menggunakan kapas tadi
  • Umpan siap digunakan.

Umpan Ikan Baung Rawa

Bahan :

  • Pelet udang
  • Kuning telur bebek (1 butir)
  • Terasi
  • Air secukupnya

Cara membuat :

Campur semua bahan di atas, aduk sampai merata hingga membentuk adonan, tambahkan sedikit air, diamkan agar sedikit mengeras, ulat motif sesuai yang diinginkan, dan umpan siap dipakai.

Racikan Umpan Ikan Baung Paling Ampuh

Gambar ikan tagih besar

Bahan :

  • Tepung kanji (1/2)
  • Tepung terigu (1/2)
  • Telur bebek (1 butir)
  • Pelet secukupnya
  • Bawang goreng
  • Terasi
  • Air

Cara membuat :

  • Pertama, tumbuk bawang goreng hingga halus
  • Campurkan semua bahan dalam suatu wadah
  • Masukkan juga tumbukan bawang goreng tadi
  • Setelah adonan rata, goreng hingga setengah matang
  • Diamkan beberapa saat, umpan siap digunakan.

Baca juga : Umpan Ikan Kakap

Demikianlah, ulasan singkat kali ini mengenai Racikan Umpan Ikan Baung / tagih Paling Jitu, Ampuh dan manjur di sungai, rawa, danau dan umpan alami. Semoga artikel di atas bisa bermanfaat dan menjadi referensi utama bagi kita semua. Terima kasih.